Monday, April 8, 2019

Lima tips Penting PUBG bagi pemula


Beberapa masyarakat suka mengikuti tren tertentu. Salah satunya game. Dan pada game ini biasanya musiman. Semakin banyak orang yang memainkan sebuah game, maka masyarakat juga akan ikutan latah memainkan game tersebut. Hingga mereka rela menguninstal game lama mereka yang level nya mentok sampai disitu situ saja.
Salah satu game yang banyak di minat para anak milenial yaitu PUBG. Game ini makin populer karena akan di haram kan (masih dalam kajian).
Jadi untuk kalian yang masih ngotot main game ini sebelum nanti di haramkan, berikut lima tips untuk kalian.

1. Kontrol
Sebelum bermain PUBG Mobile kalian harus mengatur kontrol. Pasalnya, pengaturan bawaan belum tentu cocok dengan gaya bermain kamu. Aturlah sensitivitas gerakan pada posisi tombol sesuai kenyamanan kalian.

2. Tempat Mendarat
Opsi pertama adalah dengan mendarat di tengah map atau di spot terbaik yang penuh item loot bagus. Namun besar kemungkinan kamu untuk langsung bertemu musuh. Atau, opsi kedua, terjun di lokasi yang cenderung aman dan minim potensi baku tembak yakni di ujung map.
3. Senjata
Mulai dari pistol yakni pilihan yang baik untuk awal game; shotgun dengan damage terbesar tapi harus cukup dekat dengan musuh; submachine guns (SMG) dengan range dan damage yang lumayan, light machine guns untuk memborbardir, assault rifles untuk bertahan di mid game bahkan sampai late game dengan range yang lumayan jauh, dan lainnya.
4. Item
Terdapat jenis item untuk menyembuhkan HP, seperti bandage yang bisa memulihkan HP sebanyak 10 persen, first aid kit untuk pulih dari kondisi sekarat, dan med kit yang mampu menyembuhkan HP pemain menjadi 100 persen ketika digunakan.
Selain itu, ada juga item boost yang berfungsi untuk meregenerasi HP atau menambah movement speed. Seperti energy drinkpainkiller, dan adrenaline syringe. Memahami cara kerja item-item tersebut akan membantu kamu bertahan hidup. Pastikan juga untuk menggunakannya di tempat aman.

5. Bergerak
Teruslah bergerak dengan perhitungan. Jika kalian bermain dengan squadbagilah ke dalam 2 tim. Masing-masing berisi dua pemain dan bergerak beriringan dengan jarak paling tidak 50 meter. Dengan begitu kalian tidak akan menjadi mangsa empuk lawan yang sudah menanti karena kalian berjalan bergerombol.

Semoga bermanfaat.

Lima dari sepuluh tips penting goyang shopee


Bagi yang gila online-online pasti kenal aplikasi yang satu ini. Yaps, dialah shopee. Aplikasi belanja online ini selalu menawarkan hal baru yang selalu memanjakan konsumen mereka. Salah satunya yaitu goyang shopee. Pernah kan, kalian mainnya? Buat nyari koin kalau lagi ngak ada kerjaan. Keren kan? Lagi ngak ada kerjaan aja lu punya kerja. Dapat koin lagi. Duh kerennya Indonesia. Pengangguran pun digaji. Eitt,, kita ngak mau bahas itu ya..
Langsung aja deh. Darpada longsor kemana-mana, berikut lima tips penting goyang shopee.

1. Punya Android. 
Masak minjam punya temen mulu. Malu dong, yang seken murah kok.

2. Instal aplikasinya
Trus gimana coba, goyang shopee pakai youtube or Facebook. Bisa mabuk kita.

3.  Paket Data
Sebelum instal, ada baiknya isi paket data dulu. Nanti temen lo sebel dimintai hotspot mulu.

4. Jari
Kalau kaga punya ini mah repot cuk. Makan pun harus pakai sedotan.

5. Jangan marah.
Iya betul. Tips ini semuanya ngaco. Tapi ngaco masuk akal. Betul tidak? Jadi, jangan marah ee.. 

Peace

Haid Menyiksa? Ikuti langkah berikut


Menstruasi atau datang bulan alias haid adalah masalah umum yang sering di alami oleh wanita. Salah satunya yaitu siklus yang tidak teratur. Berikut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar siklus menstruasi menjadi lebih teratur.

1. Yoga
Sebuah penelitian meneliti hal ini pada 126 peserta yang melakukan yoga rutin dengan durasi 35-40 selama 5 hari per minggu. 
Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa rutinitas tersebut mampu menyeimbangkan hormon sehingga mencegah siklus haid berantakan.

2. Berolahraga
Selain dapat menjaga berat badan, berolahraga rutin juga sebagai pengobatan dari PCOS (sindrom ovarium polikistik). PCOS adalah salah satu penyebab jadwal menstruasi berantakan.

3. Mengkonsumsi Nanas
Nanas mengandung bromelain, yaitu enzim yang dapat melunakkan lapisan rahim, sehingga siklus menstruasi Anda bisa teratur. Selain itu, molekul protein dari nanas juga dipercaya sebagai pereda nyeri. Meski begitu, belum banya penelitian yang membahas manfaat nanas untuk mengatasi siklus haid tidak teratur.

4. Mengkonsumsi cuka apel
Rasa pahit yang ada di cuka apel ternyata bisa mengatasi menstruasi yang tidak teratur. Sebuah studi pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa minum 15 mililiter cuka apel dapat mengembalikan siklus haid Anda.

5. Kontrol Berat Badan
Selain berolahraga, menjaga berat badan juga tidak kalah pentingnya. Jika berat badan Anda tiba-tiba turun atau mengalami kenaikan yang cukup drastis, bisa saja mempengaruhi siklus menstruasi Anda.

Hyejeong AOA Jadian Sama Ryu Uini?



Ryu Ui Hyun adalah aktor baru yang dikenal publik lewat web drama populer A-Teen. Sedangkan Hyejeong adalah salah satu member AOA yang kini juga terjun ke dunia akting. Salah satu drama terbarunya adalah Perfume yang akan rilis pada akhir Juni.
Menurut agensi Hyejeong AOA FNC Entertainment menyatakan bahwa berita ini bukan rumor semata. Tak hanya itu, FNC juga menceritakan awal kedekatan keduanya.
"Mereka mulai mengenal satu sama lain saat syuting drama pada Desember dan mulai berkencan dengan perasaan yang positif sejak awal tahun ini,"
Bagaimana menurut kalian?

Tuesday, April 2, 2019

Kejutan Bagi Tim Tuan Rumah Milan V Udinese








Rabu, 3 April 2019. Skor 1-1 tak berubah dan Milan tertahan di urutan keempat dengan koleksi 52 poin gagal memanfaatkan momentum untuk naik ke peringkat ketiga, sedangkan Udinese (25) naik ke posisi ke-15. Pertandingan sempat diwarnai cederanya dua pemain penting dari tuan rumah. Kedua pemain tersebut adalah Gianluigi Donnarumma dan gelandang serang Lucas Paqueta. Saat laga baru berjalan enam menit, Donnarumma meninggalkan sarangnya untuk menghalau bola sepak pojok di bawah tekanan penyerang Udinese Kevin Lasagna. Donnarumma terpaksa meninggalkan lapangan digantikan Pepe Reina pada menit ke-11. Sedangkan Paqueta mengalami cederanya setelah berduel dengan Rodrigo de Paul pada menit ke-37, setelah sempat memaksakan diri usai dirawat tim medis legiun Brasil itu akhirnya menyerah dan digantikan Samu Castillejo.
Membuka keunggulan melalui bombernya Krzysztof Piatek yang menyambar bola kesempatan kedua, setelah tembakan pertamanya digagalkan kiper Juan Musso pada menit ke-44. 
Pemain pengganti Stefano Okaka kirimkan bola kepada Seko Fofana yang meneruskannya dengan umpan tarik ke dalam kotak penalti di mana Lasagna hanya perlu melakukan dua sentuhan sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan Reina sekaligus mengubah skor menjadi 1-1
Laga AC Milan vs Udinese yang dihelat di San Siro, Selasa (2/4/2019) diwarnai cederanya dua pemain penting dari tuan rumah. Kedua pemain tersebut adalah Gianluigi Donnarumma dan gelandang serang Lucas Paqueta. Saat laga baru berjalan enam menit, Donnarumma meninggalkan sarangnya untuk menghalau bola sepak pojok di bawah tekanan penyerang Udinese Kevin Lasagna. Kendati berusaha melanjutkan pertandingan, Donnarumma terpaksa meninggalkan lapangan digantikan Pepe Reina pada menit ke-11. Sedangkan Paqueta mengalami cederanya setelah berduel dengan Rodrigo de Paul pada menit ke-37, setelah sempat memaksakan diri usai dirawat tim medis legiun Brasil itu akhirnya menyerah dan digantikan Samu Castillejo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Milan Vs Udinese, Tim Tuan Rumah Gagal Naik ke Peringkat Ke-3", https://bola.kompas.com/read/2019/04/03/04443318/milan-vs-udinese-tim-tuan-rumah-gagal-naik-ke-peringkat-ke-3.
Penulis : Ferril Dennys
Editor : Ferril Dennys
Pertandingan Liga Italia antara AC Milan vs Udinese berakhir imbang dengan skor 1-1. Laga AC Milan vs Udinese yang dihelat di San Siro, Selasa (2/4/2019) diwarnai cederanya dua pemain penting dari tuan rumah. Kedua pemain tersebut adalah Gianluigi Donnarumma dan gelandang serang Lucas Paqueta. Saat laga baru berjalan enam menit, Donnarumma meninggalkan sarangnya untuk menghalau bola sepak pojok di bawah tekanan penyerang Udinese Kevin Lasagna. Kendati berusaha melanjutkan pertandingan, Donnarumma terpaksa meninggalkan lapangan digantikan Pepe Reina pada menit ke-11. Sedangkan Paqueta mengalami cederanya setelah berduel dengan Rodrigo de Paul pada menit ke-37, setelah sempat memaksakan diri usai dirawat tim medis legiun Brasil itu akhirnya menyerah dan digantikan Samu Castillejo. Baca juga: Cagliari Vs Juventus, Bonucci dan Kean Bawa Nyonya Besar Menang Tak lama setelah Paqueta meninggalkan lapangan, Milan membuka keunggulan melalui bombernya Krzysztof Piatek yang menyambar bola kesempatan kedua, setelah tembakan pertamanya digagalkan kiper Juan Musso pada menit ke-44. Sayangnya, keunggulan satu gol justru disikapi Milan dengan melambatkan tempo permainan meski babak kedua baru dimulai. Hal itu sukses dimanfaatkan Udinese yang melakukan serangan balik usai mengantisipasi sepak pojok demi menyamakan kedudukan pada menit ke-64. Berawal dari serangan balik cepat yang dipimpin pemain pengganti Stefano Okaka, bola dikirimkan kepada Seko Fofana yang meneruskannya dengan umpan tarik ke dalam kotak penalti di mana Lasagna hanya perlu melakukan dua sentuhan sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan Reina sekaligus mengubah skor menjadi 1-1. Tiga menit jelang waktu normal berakhir, Castillejo hampir membawa Milan kembali memimpin namun tembakan kaki kirinya masih mengarah tepat ke arah Musso. Skor 1-1 tak berubah dan Milan tertahan di urutan keempat dengan koleksi 52 poin gagal memanfaatkan momentum untuk naik ke peringkat ketiga, sedangkan Udinese (25) naik ke posisi ke-15. Susunan pemain AC Milan vs Udinese: AC Milan (4-3-1-2): Gianluigi Donnarumma (Pepe Reina); Ignazio Abate (Davide Calabria), Mateo Musacchio, Alessio Romagnoli, Diego Laxalt; Tiemoue Bakayoko, Lucas Biglia, Hakan Calhanoglu; Lucas Paqueta (Samu Castillejo); Patrick Cutrone, Krzysztof Piatek Pelatih: Gennaro Gattuso Udinese (4-3-3): Juan Musso; Nicholas Opoku, Sebastian de Maio, Samir Santos (Ben Wilmot); Hidde ter Avest (Stefano Okaka), Seko Fofana, Valon Behrami (Rolando Mandragora), Rodrigo de Paul, Marvin Zeegelaar; Ignacio Pussetto, Kevin Lasagna Pelatih: Igor Tudo

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Milan Vs Udinese, Tim Tuan Rumah Gagal Naik ke Peringkat Ke-3", https://bola.kompas.com/read/2019/04/03/04443318/milan-vs-udinese-tim-tuan-rumah-gagal-naik-ke-peringkat-ke-3.
Penulis : Ferril Dennys
Editor : Ferril Dennys
Pertandingan Liga Italia antara AC Milan vs Udinese berakhir imbang dengan skor 1-1. Laga AC Milan vs Udinese yang dihelat di San Siro, Selasa (2/4/2019) diwarnai cederanya dua pemain penting dari tuan rumah. Kedua pemain tersebut adalah Gianluigi Donnarumma dan gelandang serang Lucas Paqueta. Saat laga baru berjalan enam menit, Donnarumma meninggalkan sarangnya untuk menghalau bola sepak pojok di bawah tekanan penyerang Udinese Kevin Lasagna. Kendati berusaha melanjutkan pertandingan, Donnarumma terpaksa meninggalkan lapangan digantikan Pepe Reina pada menit ke-11. Sedangkan Paqueta mengalami cederanya setelah berduel dengan Rodrigo de Paul pada menit ke-37, setelah sempat memaksakan diri usai dirawat tim medis legiun Brasil itu akhirnya menyerah dan digantikan Samu Castillejo. Baca juga: Cagliari Vs Juventus, Bonucci dan Kean Bawa Nyonya Besar Menang Tak lama setelah Paqueta meninggalkan lapangan, Milan membuka keunggulan melalui bombernya Krzysztof Piatek yang menyambar bola kesempatan kedua, setelah tembakan pertamanya digagalkan kiper Juan Musso pada menit ke-44. Sayangnya, keunggulan satu gol justru disikapi Milan dengan melambatkan tempo permainan meski babak kedua baru dimulai. Hal itu sukses dimanfaatkan Udinese yang melakukan serangan balik usai mengantisipasi sepak pojok demi menyamakan kedudukan pada menit ke-64. Berawal dari serangan balik cepat yang dipimpin pemain pengganti Stefano Okaka, bola dikirimkan kepada Seko Fofana yang meneruskannya dengan umpan tarik ke dalam kotak penalti di mana Lasagna hanya perlu melakukan dua sentuhan sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan Reina sekaligus mengubah skor menjadi 1-1. Tiga menit jelang waktu normal berakhir, Castillejo hampir membawa Milan kembali memimpin namun tembakan kaki kirinya masih mengarah tepat ke arah Musso. Skor 1-1 tak berubah dan Milan tertahan di urutan keempat dengan koleksi 52 poin gagal memanfaatkan momentum untuk naik ke peringkat ketiga, sedangkan Udinese (25) naik ke posisi ke-15. Susunan pemain AC Milan vs Udinese: AC Milan (4-3-1-2): Gianluigi Donnarumma (Pepe Reina); Ignazio Abate (Davide Calabria), Mateo Musacchio, Alessio Romagnoli, Diego Laxalt; Tiemoue Bakayoko, Lucas Biglia, Hakan Calhanoglu; Lucas Paqueta (Samu Castillejo); Patrick Cutrone, Krzysztof Piatek Pelatih: Gennaro Gattuso Udinese (4-3-3): Juan Musso; Nicholas Opoku, Sebastian de Maio, Samir Santos (Ben Wilmot); Hidde ter Avest (Stefano Okaka), Seko Fofana, Valon Behrami (Rolando Mandragora), Rodrigo de Paul, Marvin Zeegelaar; Ignacio Pussetto, Kevin Lasagna Pelatih: Igor Tudo

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Milan Vs Udinese, Tim Tuan Rumah Gagal Naik ke Peringkat Ke-3", https://bola.kompas.com/read/2019/04/03/04443318/milan-vs-udinese-tim-tuan-rumah-gagal-naik-ke-peringkat-ke-3.
Penulis : Ferril Dennys
Editor : Ferril Dennys