Monday, December 9, 2019

Tiga Doa Ini Jangan Pernah Lupa

Doa adalah senjatanya orang beriman. Doa bisa dilakukan baik dalam keadaan suka maupun duka. Susah maupun senang. Dengan berdoa semua harapan kita dapat mejadi kenyataan yang tentu saja harus di iringi dengan usaha. Walupun tidak semua doa kita akan dikabulkan, tapi yakinlah bahwa Allah punya renana yang lebih indah dari yang kita sangka-sangka dan kita duga. Doa bisa di kabulkan dengan cepat dan bisa juga lambat. Dari sekian banyak doa, tiga doa berikut ini jangan sampai kita lupa ketika beribadah, terutama ibadah solat.
Ada tiga do'a yang janganlah kau lupakan dalam sujudmu

1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah

Allahumma inni as'aluka husnal khotimah
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "

Baca juga :
2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat

Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "

3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya

Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "

Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke surga. Sebab sebaik-baiknya tempat kembali adalah surga. Dan seburuk-buruknya tempat kembali adalah neraka. Jadi, perbanyaklah amal ibadah supaya kita memperoleh ridoNya dan hidup di dunia bahagia dan di akhiratpun juga bahagia.

PEMUATAN KARYA. 6 - 12 DESEMBER 2019

Berikut pemuatan karya minggu pertama bulan Desember

Radar Cirebon Sabtu, 7 Desember 2019
Resensi: Agustin Handayani
Puisi: Faris Al Faisal, Muhammad Aqiel Baehaqie, Novita, Nunung Nurhasanah, Siti Humaeroh Al-Hayumi, Ibrahim Guntur Nuary.
Koran Tempo 7 Desember 2019
Karya: Umi Salamah / Umi Friend (Salju Turun Lebih Awal di Tempat Ini)

Baca juga :
Nulis Di Media Online Dibayar: Ini Alamatnya

JANANG.ID Pekan Ini (02 Desember - 08 Desember 2019)
Cerpen: Umi Salamah (Kebumen)
Puisi: Jelsyah Dauleng (Siwa, Sul-Sel)
Opini: Sri Nuri Walfitri (Padang)
Opini: Ayura Melyani (Padang)
Usik: Maulidan Rahman Siregar (Padangpariaman)
Kitabaka: Libur
Pilem: Libur
Gurau: Libur
Suluak: Libur
Alek: Tegar Ryadi (Padang)

Resensi KR hari Sabtu, 7/12:
Muhammad Itsbatun Najib dan Suroso
Radar Banyumas hari Minggu, 8/12:
Cerpen: Orang-orang Gila ( Gita FU)
Puisi: Eddy Pranata PNP
Pena Budaya: Dongeng Sebelum Tidur (
Yanwi Mudrikah )

ANALISA, 8 Desember 2019
Cerpen: Robby Fibrianto Sirait
Esai: Nevatuhella
Puisi: Radja Sinaga dan Normalisa Azizah
Cerma: Liven R & Anita Kencana Wati II
Puima: Pebri Ika

FAJAR (8 Desember 2019)
cerpen: Kapten Kapal ( Andi Wanua Tangke )
puisi: Rizka Hidayatul Umami
apresiasi: Komunitas, Kecerdasan Membaca, dan Posisi Negara (Diana AV Sasa)

Radar Malang 8 Desember 2019
Cerpen: Panjilmo Putro (Cair...)
Opini: Fera Tiara Yunitasari
Puisi: Santoso Mahargono
Resensi: Evi Nur Rohmah
JAWA POS, 8 Desember 2019
Cerpen: K.Y.Karnanta (Di Subuh Itu, Lampu-Lampu Dipadamkan Lebih Pagi)
Saujana (Esai): Nur Sahid & Candra Malik
Buku: Muhammad Muhammad Nanda Fauzan
Lingua: Bandung Mawardi (Lama Menunggu Judul)
Bali post
BANGKA POS - 8 Desember 2019
Cerpen: Kartika Catur Pelita Pelita
Puisi: Ruhan Wahyudi , Rezzy Resita, Faris Al Faisal

detikhot
Sabtu, 7 Desember 2019
Cerpen: Bulan Cinta (Acik R)
Minggu, 8 Desember 2019
Cerpen: Amplop Kelima (Ayu Prawitasari)

Informasi dirangkum dari berbagai sumber